Al-Fatih Art ™ (alfatihart) instagram photos and videos

Al-Fatih Art ™
alfatihart

📝 Berdakwah dengan Kreatif 🎨 💡 Wujudkan Islam Rahmatan Lil 'Aalamiin 🌐 Design | Website | Mobile >> alFatihArt.me <<

Al-Fatih Art ™ all instagram publications

  • followers count: 3,506
  • followers rank: 0
  • likes count: 9,729
  • like rank: 0

Most hype medias by Al-Fatih Art ™ (alfatihart)

Most popular images by Al-Fatih Art ™ (@alfatihart)

Al-Fatih Art ™ medias

Dosa Besar ke-4: Meninggalkan Shalat ----- Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: . إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ . "Sesungguhnya (batas) antara seseorang dengan syirik dan kekafiran adalah meninggalkan shalat." [HR. Muslim, no: 82, dari Jabir] . Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: . الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلَاةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ . "Perjanjian yang ada antara kami dengan mereka adalah shalat. Maka barangsiapa meninggalkannya, dia telah kafir." [HR. Tirmidzi, no: 2621; dll; Dishohihkan oleh syeikh Al-Albani] . Oleh karena itu, shalat merupakan amal yang pertama kali dihisab pada hari kiamat. . Allâh Azza wa Jalla berfirman : "Maka datanglah sesudah mereka (yakni sesudah para Nabi), pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun." [Maryam : 59-60] . Allahu a&#039;lam. . 🌐 Sumber : almanhaj.or.id ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan #serialdosabesar  #alkabair

Adab Persaudaraan karena Allah: Bersaudara dan Berkawan dengan Mukmin yang Shalih ----- Allah Ta&#039;ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara ...." (QS. Al-Hujurat:10). Dalam ayat lain, Dia berfirman: "... Sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara ...." (QS. Ali Imran:103). Demikian juga sabda Rasulullah Saw: "Janganlah engkau bersahabat kecuali dengan orang Mukmin ...." (HR. Ahmad) . Adapun persahabatan dengan selain kaum Mukminin, hal itu bukan termasuk cinta dan benci karena Allah. Bahkan, hal itu menunjukkan kekurangan yang berbahaya dalam bab iman. Persahabatan dengan selain orang Mukmin akan membawa musibah di dunia dan akhirat. Musibah di dunia dikarenakan orang kafir atau fajir (banyak dosa) akan membahayakan orang yang ada di dekatnya, di samping dia tidak dapat dipercaya. Dia pasti didominasi oleh rasa benci kepada kaum Muslimin dan cinta kepada orang yang seagama dengannya. Atau dia akan didominasi oleh tabiat fajir-nya. . Terkadang ia akan mengkhianati orang Muslim, sebagaimana ia tidak akan pernah membantunya melaksanakan ketaatan kepada Allah. Sebaliknya, ia akan mendorongnya melakukan kemaksiatan. Sedangkan di akhirat nanti, ia akan berbalik menjadi musuh bebuyutan, sebagai mana firman Allah Ta&#039;ala: "Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa." (QS. Az-Zukhruf:67) . Dikutip dari Ensiklopedi Adab Islam ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #ensiklopedi #Adab #saudara #muslim #muslimah #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Lindungi Diri dengan Jilbab Syar&#039;i ----- Islam mewajibkan seorang wanita untuk dijaga dan dipelihara dengan sesuatu yang tidak sama dengan kaum laki-laki. Wanita dikhususkan dengan perintah untuk berhijab (menutup diri dari laki-laki yang bukan mahram). Baik dengan mengenakan jilbab, maupun dengan betah tinggal di rumah dan tidak keluar rumah kecuali jika ada keperluan, berbeda dengan batasan hijab yang diwajibkan bagi laki-laki. . Pengertian Jilbab Ada beberapa pendapat di kalangan ulama tentang definisi jilbab. Ibnu Rajab mengatakan jilbab itu mala-ah (kain yang menutupi seluruh tubuh dari kepala sampai kaki yang dipakai melapisi baju bagian dalamnya, seperti jas hujan). . Syarat Jilbab Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, seorang tokoh besar modern dalam bidang hadits, telah melakukan penelitian terhadap ayat-ayat al-Qur‘an dan sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta atsar-atsar para ulama terdahulu mengenai masalah yang penting ini. Beliau mengatakan bahwa seorang wanita hanya diperbolehkan keluar dari rumahnya (begitu pun apabila di dalam rumahnya terdapat laki-laki yang bukan mahramnya) dengan mengenakan jilbab, yaitu berbagai jenis pakaian yang telah memenuhi syarat-syarat berikut ini: . Syarat pertama: menutupi seluruh tubuh kecuali bagian yang dikecualikan; Syarat kedua: bukan untuk berhias; Syarat ketiga dan keempat: bahannya tebal, tidak transparan, dan tidak menampakkan lekuk tubuh; Syarat kelima: tidak ditaburi wewangian atau parfum; Syarat keenam: tidak menyerupai pakaian laki-laki; Syarat ketujuh: tidak menyerupai pakaian wanita kafir; Syarat kedelapan: bukan merupakan pakaian yang mengundang sensasi di masyarakat (pakaian syuhrah). . Sumber : MuslimahOrId ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #jilbab #syari #muslimah #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Bab Silaturahim dan Kebaikan : Keutamaan Keridhaan Orang tua ----- Keutamaan Keridhaan Orangtua . وَعَنْ عَبْداللَّهِ بْنِ عُمَرَ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا‏-, عَنْ النَّبِيِّ قَالَ: « رِضَا اللَّهِ فِي رِضَا الْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اللَّهِ فِي سَخَطِ الْوَالِدَيْنِ » أَخْرَجَهُ التِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ.‏ . Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al ‘Ash Radiyallahu ‘anhuma dari Nabi ﷺ beliau bersabda: “Keridhaan Allah itu pada keridhaan orangtua dan kemurkaan Allah pada kemurkaan orang tua”. (HR. at Tirmidzi dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan al Hakim). . (Hasan) HR. at Tirmidzi no. 1900, Ibnu Hibban no. 2026 dan al Hakim (3/151-152). Syaikh al-Albani berkata dalam Shahih Sunan at-Tirmidzi 2/340: “Shahih”. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #silaturahim #Kebaikan #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Dosa Besar ke-3: Ilmu Sihir ----- Mempelajari sihir dan mengamalkannya merupakan dosa besar, bahkan merupakan kekafiran. Dan pada hakikatnya sihir tidak akan terjadi kecuali dengan peribadahan kepada setan. Allâh Ta’ala berfirman: "Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di Negeri Babil, yaiu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: &#039;Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir&#039;." [al-Baqarah/2:102] . Ibnu Qudamah rahimahullah berkata: “Sihir adalah ikatan-ikatan tali dan mantra-mantra yang diucapkan atau ditulis oleh pelaku (tukang) sihir, atau pelaku (tukang) sihir melakukan sesuatu yang ia gunakan sebagai sarana permintaan tolong kepada setan untuk menyakiti orang yang disihir, mempengaruhi badannya, atau hatinya, atau akalnya, dengan tanpa berhubungan langsung dengannya.” (Al-Mughni, 8/150, dinukil dari ‘Alamus-Sihri wasy-Sya’wadzah, hlm. 73) At-Tahânawi rahimahullah berkata: “Sihir adalah mendatangkan sesuatu yang luar biasa pada waktu melakukan perkataan atau perbuatan yang diharamkan di dalam syari’at, Allâh Ta’ala menjalankan hukumnya dengan terjadinya sesuatu yang luar biasa itu pada waktu melakukan hal tersebut pada awalnya.” (Kasyâf Istilahâtil-Funûn, hlm. 152, dinukil dari ‘Alamus-Sihri wasy-Sya’wadzah, hlm. 73) . Wallahu a&#039;lam. . 🌐 Sumber : almanhaj.or.id ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan #serialdosabesar  #alkabair

Bab Silaturahim dan Kebaikan : Perbuatan yang Diharamkan ----- Perbuatan Yang Diharamkan وَعَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ -رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ: « إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ, وَوَأْدَ الْبَنَاتِ, وَمَنْعًا وَهَاتِ, وَكَرِهَ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ, وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. . Dari al Mughirah bin Syu’bah Radiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengharamkan atas kalian (1) durhaka kepada orang tua, (2) membunuh anak-anak perempuan, (3) kikir, (4) dan suka meminta-minta, dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak suka kalian (5) banyak berbicara yang sia-sia, (6) banyak bertanya (7) serta menghambur-hamburkan harta”. (Muttafaqun ‘alaih). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 5975 dan Muslim no 593. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #silaturahim #Kebaikan #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Memakai Sepatu dengan Posisi Duduk ----- Hendaknya seseorang memakai sepatu/alas kaki dalam posisi duduk dan jangan memakainya sambil berdiri. Sebab, Rasulullah ﷺ pernah melarang memakai sepatu sambil berdiri. [HR. Tirmidzi : (1775) dan ia menghasankannya dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dan (1776) dari Anas Radhiyallahu Anhu. Hadist ini dikuatkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. Hadits ini juga tertera dalam Shahibul Jami&#039; (6848)]. . Al-Munawi rahimahullah berkata: "Perintah tersebut merupakan anjuran karena memakai alas kaki sambil duduk lebih mudah dan lebih mantap. Ath-Thibbi dan lain-lain mengkhususkan larangan memakai sambil berdiri untuk model sandal yang sulit dipakai dalam keadaan demikian, seperti tamusah (sejenis sepatu) dan khuf, tidak untuk sandal terompah dan sarmuzah (sejenis sepatu)". [Faidhul Qadir (I/341)] . Salah satu sebab larangan memakai sepatu sambil berdiri karena posisi seperti ini dapat menyingkap atau akan memperlihatkan bentuk aurat seseorang, dan terlebih lagi jika ia sedang memakai pakaian tipis. Demikian pula, apabila memakai sepatu dengan menundukkan badan, maka bisa mengakibatkan putusnya otot punggung atau terkilirnya sebagian sendi tulang punggung. Merunduk ketika memakai sepatu dapat membuat ia tersungkur. . Ibnul Atsir rahimahullah mengatakan: "Dilarang memakai sepatu sambil berdiri karena memakai sepatu sambil duduk itu lebih mudah dan gampang. Bisa jadi memakai sepatu sambil berdiri dapat membuatnya tersungkur. [Jami&#039;ul Ushul (X/650)] . Dikutip dari Ensiklopedi Adab Islam ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #ensiklopedi #Adab #sepatu #muslim #muslimah #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab: Larangan Berjalan dengan Satu Sandal ----- Larangan Berjalan Dengan Satu Sandal وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « لَا يَمْشِ أَحَدُكُمْ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ, وَلْيُنْعِلْهُمَا جَمِيعًا, أَوْ لِيَخْلَعْهُمَا جَمِيعًا » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. . Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Janganlah seseorang diantara kalian berjalan hanya dengan memakai satu sandal saja, hendaklah dia memakai sepasang atau melepas keduanya”. (Muttafaqun ‘alaih). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 5855 dan Muslim no.2097. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab : Larangan Isbal Bagi Laki-Laki ----- Larangan Isbal وَعَنْ ابْنِ عُمَرَ ‏-رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا‏- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.‏ . Dari Ibnu Umar Radiyallahu’anhuma ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan melihat kepada orang yang memanjangkan kainnya (di bawah mata kaki) karena sombong ”. (Muttafaqun ‘alaih). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 5783 dan Muslim no. 2085. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Dosa Besar ke-1: Syirik (Menyekutukan Allah) ----- Ahlus Sunnah wal Jama’ah sepakat bahwa syirik merupakan bentuk kemaksiatan yang paling besar kepada Allah Azza wa Jalla, syirik merupakan sebesar-besar kezhaliman, sebesar-besar dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mengetahui tentang syirik dan berbagai macamnya merupakan jalan untuk dapat menjauhi-nya dengan sejauh-jauhnya. . Syirik adalah menyamakan selain Allah dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Rububiyyah dan Uluhiyyah serta Asma dan Sifat-Nya. . Ancaman Bagi Orang Yang Berbuat Syirik: . 1. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik kepada-Nya, jika ia mati dalam kemusyrikannya dan tidak bertaubat kepada Allah. Allah Azza wa Jalla berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah (berbuat syirik), maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” [An-Nisaa’: 48] Lihat juga [An-Nisaa’: 116] . 2. Diharamkannya Surga bagi orang musyrik. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan Surga kepadanya, dan tempatnya adalah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zha-lim itu seorang penolong pun.” [Al-Maa-idah: 72] . 3. Syirik menghapuskan pahala seluruh amal kebaikan. Allah Azza wa Jalla berfirman: “Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” [Al-An’aam: 88] . Wallahu a&#039;lam. . Oleh: Al Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawaz Hafidzahullah 🌐 Sumber: almanhaj.or.id ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan #serialdosabesar  #alkabair

Adab Mempekerjakan Orang: Berbelas Kasih kepada Pegawai ----- Hendaknya seorang majikan tidak membebani pegawai dengan pekerjaan di luar kemampuan atau memikulkan kepadanya pekerjaan yang tidak sanggup ia kerjakan. Kecuali jika majikan turut membantunya mengerjakan tugas yang berat itu. Rasulullah ﷺ bersabda: . "Janganlah kalian membebani mereka dengan sesuatu yang mereka tidak mampu. Jika kalian membebankan sesuatu kepada mereka, maka bantulah." [HR. Al-Bukhari (30) dan Muslim (1661) dari Abu Dzarr Radhiallahu &#039;Anhu] . Dikutip dari Ensiklopedi Adab Islam ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #ensiklopedi #Adab #pekerja #muslim #muslimah #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Silaturahim dan Kebaikan : Larangan Memutus Silaturahim ----- Larangan Memutus Silaturahim وَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ » يَعْنِي: قَاطِعَ رَحِمٍ.‏ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. . Dari Jubair bin Muth’im Radiyallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda : “Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahim”. (Muttafaqun ‘alaih). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 5984 dan Muslim no.2556. Lafadz (يَعْنِيْ : قَاطِعَ رَحِمٍ ) merupakan tambahan dari Sufyan bin ‘Uyainah (salah seorang rawi). . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #silaturahim #Kebaikan #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Lupa Membaca Bismillah di Awal Makan ----- Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Jika seseorang meninggalkan membaca “bismillah” di awal karena sengaja, lupa, dipaksa, tidak mampu mengucapkannya karena suatu alasan, lalu ia bisa mengucapkan di tengah-tengah makannya, maka ia dianjurkan mengucapkan “Bismillaah awwalahu wa aakhirohu” (Al Adzkar, hal. 427, terbitan Dar Ibnu Khuzaimah) . Ada beberapa hadits yang membicarakan masalah ini. . Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, . إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ . “Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaah awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858. At Tirmidzi mengatakan hadits tersebut hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih) . Dalam lafazh lain disebutkan, . إِذَا أَكَلَ أَحَدكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّه ، فَإِنْ نَسِيَ فِي أَوَّله فَلْيَقُلْ : بِسْمِ اللَّه فِي أَوَّله وَآخِره . “Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia ucapkan “Bismillah”. Jika ia lupa untuk menyebutnya, hendaklah ia mengucapkan: Bismillaah fii awwalihi wa aakhirihi (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”. (HR. Tirmidzi no. 1858, Abu Daud no. 3767 dan Ibnu Majah no. 3264. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih dan Syaikh Al Albani menyatakan hadits ini shahih). . Hadits-hadits di atas pun jadi dalil bahwa jika seseorang lupa membaca bismillah di awal makan dan baru teringat di tengah-tengah makan, maka ucapkanlah “bismillah awwalahu wa akhirohu” atau “bismillah fii awwalihi wa aakhirihi“. . Sumber : RumayshoCom ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #sunnah #Adab #makan #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Sunnah Minum 3x Tegukan ----- Anjuran minum perlahan dengan 3 kali nafas Anas bin Malik radhiallahu’anhu menceritakan, كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يتنفَّسُ في الشرابِ ثلاثًا ، ويقول : ( إنه أَروى وأبرأُ وأَمرأُ ) . “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bernafas tiga kali ketika minum. Dan beliau bersabda: ‘Sesungguhnya dengan begini haus lebih hilang, lebih lepas dan lebih enak‘” (HR. Al Bukhari 5631, Muslim 2028, dan ini adalah lafadz Muslim). . Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “ini adalah dalil dianjurkannya bernafas 3 kali ketika minum” (Majmu’ Al Fatawa, 32/208). Maka jelaslah bahwa hal ini hukumnya sunnah, tidak sampai wajib. Karena hukum asal dari perbuatan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam adalah sunnah. . Namun perlu dicatat, bahwa bernafas yang dimaksud di sini bukanlah bernafas atau mengeluarkan nafas di dalam gelas atau tempat minum. Namun yang dimaksud adalah di luar gelas. Karena dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: إذا شَرِبَ أحدُكم فلا يَتَنَفَّسُ في الإناءِ. . “jika salah seorang di antara kalian minum, janganlah bernafas di dalam bejana (tempat minum)” (HR. Al Bukhari 153, Muslim 267). . Jadi caranya: meneguk air, lalu berhenti dan keluarkan nafas di luar gelas, lalu teguk lagi, lalu berhenti dan keluarkan nafas di luar gelas, lalu teguk lagi, lalu berhenti dan keluarkan nafas di luar gelas, selesai. . Sebagai catatan, Umar bin Abdul Aziz juga mengatakan: yang dilarang adalah bernafas di dalam bejana, adapun orang yang tidak bernafas di dalam bejana boleh saja minum dengan sekali nafas jika ia mau” (Silsilah Ash Shahihah, 1/670-671, dinukil dari Ikhtiyarat Imam Al Albani 478). Dan minum dengan lebih dari tiga kali nafas tentu saja kembali kepada hukum asalnya, yaitu mubah. . Sumber : MuslimOrId ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #sunnah #Adab #minum #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Dosa Besar ke-2: Membunuh ----- Mengambil nyawa seseorang tanpa jalan yang benar adalah termasuk dosa besar. Sehingga menunjukkan bahayanya dosa tersebut. . Allah Ta’ala berfirman, “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An Nisa’: 93) . Barangsiapa yang membunuh suatu jiwa, maka ia akan mendapatkan lima balasan sebagaimana disebutkan dalam ayat ini, . 1- Mendapatkan siksa jahannam 2- Kekal di dalamnya 3- Allah murkai 4- Allah melaknat 5- Mendapatkan azab yang pedih . Ini jika yang dilakukan adalah membunuh jiwa dengan sengaja, yaitu mengambil darah yang haram untuk diambil. . Dalil ini menunjukkan bahwa membunuh jiwa tanpa jalan yang benar, terjerumus dalam dosa besar. Ini tidak diragukan lagi. Namun apakah jika bertaubat, diterima taubatnya? . Iya, diterima. Inilah yang disebutkan dalam ayat berikutnya yang dibawakan oleh Imam Adz Dzahabi dalam kitab beliau Al Kabair, "Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Furqon: 68-70) . Dalil di atas menunjukkan bahwa siapa saja yang bertaubat dari membunuh satu jiwa yang Allah haramkan untuk dibunuh, lalu ia beriman dan melakukan amalan sholeh, maka taubatnya diterima. . Wallahu a&#039;lam, semoga bermanfaat. . 🌐 Sumber: rumaysho.com ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan #serialdosabesar  #alkabair

Apa Makna Sunnah Makan dengan Tangan? ----- Di antara sunnah Nabi ﷺ, adalah makan dengan menggunakan tangan kanan dengan tiga jari. Diriwayatkan dari Ka’ab bin Malik dari bapaknya beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu makan dengan menggunakan tiga jari dan menjilati jari-jari tersebut sebelum dibersihkan.” (HR Muslim no. 2032 dan lainnya) . Tentang hadist di atas, Ibnu Utsaimin radhiallahu anhumengatakan: “Dianjurkan untuk makan dengan tiga jari, yaitu jari tengah, jari telunjuk, dan jempol, karena hal tersebut menunjukkan tidak rakus dan ketawadhu’an. Akan tetapi hal ini berlaku untuk makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari. . Adapun makanan yang tidak bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari, maka diperbolehkan untuk menggunakan lebih dari tiga jari, misalnya nasi. Namun, makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari maka hendaknya kita hanya menggunakan tiga jari saja, karena hal itu merupakan sunnah Nabi ﷺ.” (Syarah Riyadhus shalihin Juz VII hal 243) . Dan, seperti dipublikasikan paparetta.wordpress.com, pada bulan Oktober 2010 lalu. Makan menggunakan tangan terbukti lebih menyehatkan. Karena dalam tangan, terdapat enzim RNAse yang dapat mengikat bakteri, sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk bersama makanan ke saluran pencernaan tubuh. . Enzim ini selalu terkandung dalam jari-jari dan telapak tangan manusia, sehingga –dengan asumsi sudah dilakukan upaya menghigieniskan tangan sebelumnya– proses penyuapan makanan ke dalam saluran pencernaan akan mengikutkan enzim yang bisa mengikat sel bakteri agar aktivitasnya tidak maksimal. . Begitu makanan masuk ke saluran pencernaan, maka enzim ini akan ikut mengikat pergerakan bakteri hingga ke saluran pembuangan. Sebaliknya, jika manusia makan menggunakan alat perantara seperti sendok dan garpu, maka tidak ada yang bisa menahan laju aktivitas bakteri yang terkandung, baik di makanan atau alat makan itu sendiri. MasyaaAllah. . Sumber : ArrahmahCom ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #sunnah #Adab #makan #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Bab Adab : Larangan Berlebih-lebihan ----- Larangan Berlebih-lebihan . وَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ, عَنْ أَبِيهِ, عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « كُلْ, وَاشْرَبْ, وَالْبَسْ, وَتَصَدَّقْ فِي غَيْرِ سَرَفٍ, وَلَا مَخِيلَةٍ » أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ, وَأَحْمَدُ, وَعَلَّقَهُ الْبُخَارِيُّ. . Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya Radiyallahu’anhum ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Makanlah, minumlah, berpakainlah, dan barsedakahlah tanpa berlebih-lebihan dan sombong”. (HR. Abu Daud, Ahmad dan dinilai mu’allaq oleh Bukhari). . (Hasan) HR. Abu Daud Ath-Thoyalisi no. 2261 dan Ahmad no. 6695, 6708. Syaikh al-Albani berkata dalam Shahih al-Jami’ ash-Shoghir wa Ziyadah no. 4505: “Hasan”. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab : Larangan Minum Sambil Berdiri ----- Anjuran Untuk Tidak Minum Sambil Berdiri وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا » أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. . Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: ”Janganlah salah seorangpun dari kalian minum sambil berdiri”. (HR. Muslim). (shahih) HR. Muslim no. 2026. Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab : Adab Saat Makan dan Minum ----- Adab Makan Dan Minum . وَعَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ‏ ﷺ قَالَ: « إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ, وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ, فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ, وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ » أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. . Dari Ibnu Umar Radiyallahu’anhuma ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah makan dengan tangan kanan. Dan apabila minum hendaklah dengan tangan kanan juga, karena sesungguhnya setan itu makan dan minum dengan tangan kirinya”. (HR. Muslim ). . (Shahih) HR. Muslim no. 2020. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Silaturahim dan Kebaikan : Keutamaan Rajin Bersilaturahim ----- Keutamaan Silaturahim . عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « مَنْ أََحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ, وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ, فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ » أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ. . Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah (rajin) bersilaturahim”. (HR. Bukhari). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 5985. Disebutkan dalam (Z dan I): (أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ) . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #silaturahim #Kebaikan #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab : Adab Memakai Sandal ----- Adab Memakai Sandal وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَليَبْدَأْ بِالْيَمِينِ, وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ, وَلْتَكُنْ اَلْيُمْنَى أَوَّلَهُمَا تُنْعَلُ, وَآخِرَهُمَا تُنْزَعُ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. . Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian memakai sandal hendaklah memulai dari yang kanan, dan apabila hendak melepaskannya, maka hendaklah melepas yang kiri dulu, dan jadikanlah kaki kanan, yang pertama ketika memakai sandal, dan yang terakhir ketika melepas sandal”. (Muttafaqun ‘alaih). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 5856 dan Muslim no. 2097. Lafadz ini milik al Bukhari. . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Sutrah, Sunnah yang Terlupakan ----- Diantara sunnah yang mulai luntur di tengah kaum muslimin sekarang terkait ibadah shalat adalah menghadap sutrah ketika shalat. Dalam terminologi ilmu fiqih, sutrah artinya segala sesuatu yang berdiri di depan orang yang sedang shalat, dapat berupa tongkat, atau tanah yang disusun, atau semacamnya untuk mencegah orang lewat di depannya (Mausu’ah Fiqhiyyah Kuwaitiyyah, 3/176-177). . Menghadap sutrah ketika shalat adalah hal yang disyariatkan. Banyak hadits yang mendasari hal ini diantaranya hadits Abu Sa’id Al Khudri bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallambersabda: إذا صلَّى أحدُكم فلْيُصلِّ إلى سُترةٍ ولْيدنُ منها. . “Jika seseorang mengerjakan shalat maka shalatlah dengan menghadap sutrah dan mendekatlah padanya” (HR. Abu Daud 698, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud). . Namun sunnahnya menghadap sutrah ketika shalat itu berlaku bagi imam dan munfarid (orang yang shalat sendiri) karena para sahabat Nabi mereka shalat bermakmum kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam namun tidak ada seorang pun dari mereka yang membuat sutrah (Syarhul Mumthi’, 3/278). . Sumber : MuslimOrId ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #sunnah #Sutrah #shalat #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Adab Mempekerjakan Orang: Menunaikan Hak Pekerja ----- Hendaknya seorang majikan menunaikan hak-hak pekerja yang telah disepakati sebelumnya, segera setelah ia menyelesaikan tugasnya, berdasarkan sabda Rasulullah Saw: "Berikanlah upah pekerja sebelum kering keringatnya." [HR. Ibnu Majah (2443) dari Ibnu Umar Radhiyallahu &#039;Anhu] . Janganlah ia berusaha untuk menunda-nunda penyerahannya atau merugikan sedikit pun darinya. Yakni, dengan menahan upah tanpa alasan dan yang semisalnya. Sebab, perbuatan itu termasuk kategori memakan harta orang secara bathil. Maka selayaknya setiap majikan menyadari bahwa memakan hak pekerja adalah dosa yang amat besar. . Rasulullah Saw bersabda: "Allah Ta&#039;ala berfirman: &#039;Ada tiga macam orang yang langsung Aku tuntut pada hari Kiamat: orang yang membuat perjanjian atas nama-Ku lalu ia langgar; orang yang menjual orang merdeka lalu memakan hasil penjualannya; dan orang yang mempekerjakan orang lain, yang orang itu telah menyempurnakan pekerjaannya, tetapi ia tidak memberikan gajinya (upahnya).&#039;" [HR. Al-Bukhari (2227)] . Dikutip dari Ensiklopedi Adab Islam ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #ensiklopedi #Adab #pekerja #muslim #muslimah #InkscapeID #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab : Anjuran Menjilati Jari Tangan ----- Anjuran Menjilati Jari Tangan Setelah Makan وَعَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا‏- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا, فَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ, حَتَّى يَلْعَقَهَا, أَوْ يُلْعِقَهَا » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. . Dari Ibnu ‘Abbas Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika salah seorang diantara kamu makan maka janganlah ia terburu-buru mencuci tanganya sebelum menjilatinya atau menjilatkan kepada yang lainnya”. (Muttafaqun ‘alaih). (Shahih) HR. al Bukhari, no. 5456 dan Muslim, no. 2031. Dalam riwayat al Bukhari tanpa kata: ( طَعَامًا ). Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Bab Adab : Larangan Mengusir Orang Lain ----- Larangan Mengusir Orang Lain Dari Tempat Duduknya . وَعَنْ ابْنِ عُمَرَ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا‏- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « لَا يُقِيمُ الرَّجُلُ الرَّجُلَ مِنْ مَجْلِسِهِ, ثُمَّ يَجْلِسُ فِيهِ, وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا, وَتَوَسَّعُوا » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. . Dari Ibnu Umar Radiyallahu’anhuma ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Janganlah seseorang mengusir orang lain dari tempat duduknya kemudian ia mengambil alih tempat duduk tersebut, akan tetapi berilah ia kelonggaran dan keluasan”. (Muttafaqun ‘alaih). (Shahih) HR. al Bukhari, no. 6270 dan Muslim, no. 2177. Lafadz ini milik Muslim. Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin

Melewati Orang yang sedang Shalat ----- Tidak ada perbedaan di antara para ulama bahwa lewat di depan sutrah hukumnya tidak mengapa dan lewat di tengah-tengah antara orang yang shalat dengan sutrahnya hukumnya tidak boleh dan orang yang melakukannya berdosa (Mausu’ah Fiqhiyyah Kuwaitiyyah, 24/184). Berdasarkan hadits dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: إذا صلَّى أحدُكُم إلى شيءٍ يستُرُهُ من الناسِ،فأرادَ أحَدٌ أنْ يَجتازَ بين يديْهِ، فليدفَعْهُ، فإنْ أبى فَليُقاتِلهُ، فإنما هو شيطانٌ. . “Jika salah seorang dari kalian shalat menghadap sesuatu yang ia jadikan sutrah terhadap orang lain, kemudian ada seseorang yang mencoba lewat di antara ia dengan sutrah, maka cegahlah. jika ia enggan dicegah maka tolaklah ia dengan keras, karena sesungguhnya ia adalah setan” (HR. Al Bukhari 509, Muslim 505) Dengan demikian kita tidak boleh lewat diantara orang yang shalat dengan sutrahnya, hendaknya kita mencari jalan di luar sutrah, atau lewat belakang orang yang shalat tersebut, atau mencari celah antara orang yang shalat, atau cara lain yang tidak melanggar larangan ini. Demikian juga terlarang lewat di depan orang yang sedang shalat walaupun ia tidak menghadap sutrah, orang yang melakukannya pun berdosa. Yang paling bagus dalam masalah ini adalah rincian yang dipaparkan oleh Ibnu ‘Abidin rahimahullah dan sebagian ulama Malikiyyah, yaitu sebagai berikut: ✓Jika orang yang shalat tidak bersengaja shalat di tempat orang-orang lewat, dan terdapat celah yang memungkinkan bagi orang yang lewat untuk tidak lewat di depan orang shalat, maka orang yang lewat tadi berdosa. Sedangkan yang shalat tidak berdosa. ✓Jika orang yang shalat sudah tahu dan sengaja shalat di tempat orang-orang biasa lewat, sedangkan tidak ada celah yang memungkinkan untuk lewat selain melewati orang shalat, maka dalam hal ini orang yang shalat berdosa. Adapun orang yang lewat tidak berdosa. ✓Jika orang yang shalat sudah tahu dan sengaja shalat di tempat orang-orang biasa lewat, dan ada celah yang memungkinkan untuk lewat, maka keduanya berdosa. ...⤵

Semoga Ini Ramadhan Terakhir tanpa Khilafah!! ----- Marhaban yaa Ramadhan. Ramadhan Bulan Perjuangan. . Backsound : Syaikh Mishary Rashid - welcome Ramadan . #RamadhanBulanPerjuangan #RamadhanTingkatkanKetaatan #RamadhanBerkahBagiNegeri #ramadanmubarak  #ramadhan  #KhilafahAjaranIslam #returnthekhilafah  #animation  #3danimation  #design #lumion  #3D @zulfikarov1453 ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #doa #Marhaban #RamadhanTingkatkanKetaatan #IslamRahmatanLilalamin

Anjuran Menikah di bulan Syawal ----- Sebagian ulama menganjurkan untuk menikah di bulan Syawal. Dasarnya adalah riwayat dari Aisyah radhiallahu ‘anha; beliau mengatakan, تزوجني رسول الله صلى الله عليه و سلم في شوال وبنى بي في شوال فأي نساء رسول الله صلى الله عليه و سلم كان أحظى عنده منى ؟ قال وكانت عائشة تستحب أن تدخل نساءها في شوال. . “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahiku di bulan Syawal, dan mengadakan malam pertama denganku di bulan Syawal. Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian beliau selain aku?” Salah seorang perawi mengatakan, “Aisyah menyukai jika suami melakukan malam pertama di bulan Syawal.” (H.R. Muslim, An-Nasa’i, dan yang lain) Berdasarkan hadis ini, sebagian ulama menganjurkan agar menikah atau melakukan malam pertama di bulan Syawal. Imam Nawawi mengatakan, “Tujuan Aisyah mengatakan demikian adalah sebagai bantahan terhadap keyakinan jahiliah dan khurafat yang beredar di kalangan masyarakat awam, bahwa dimakruhkan menikah atau melakukan malam pertama di bulan Syawal. Ini adalah keyakinan yang salah, yang tidak memiliki landasan. Bahkan, keyakinan ini merupakan peninggalan masyarkat jahiliah yang meyakini adanya kesialan di bulan Syawal.” Allahu a’lam. Sumber : KonsultasiSyariahCom ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #nikah #hijrah #puasa #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailaha illallah, Allahu Akbar Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan kepada kita, serta salam kita haturkan kepada Rasulullah Saw sebagai panutan kita. Ramadhan perlahan meninggalkan kita, gema takbir kian terngiang di telinga kita, duka tak relah atas kepergian Ramadhan, suka menyambut Idul Fitri, bercampur aduk dalam sanubari. Sungguh berbahagialah mereka yang meraup keuntungan pahala berlipat ganda, memperoleh ampunan Allah SWT kembali pada yang fitrah, bersih dari dosa sebagaimana bayi yang baru lahir. Salah satu kebiasaan masyarakat di hari raya, yakni salam-salaman baik sesama jenis maupun lawan jenis, namun menyampingkan apakah mereka mahram atau bukan. Padahal dalam Hadist dijelaskan, Dari Ma’qil bin Yasar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ. . “Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir 20: 211. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Hadits ini sudah menunjukkan kerasnya ancaman perbuatan tersebut, walau hadits tersebut dipermasalahkan keshahihannya oleh ulama lainnya. Sebuah polemik di kalangan masyarakat, membudaya tanpa memandang dalam syariat, maka kami lampirkan diagram mahram berdasarkan nasab (keturunan) sebagai panduan. Tapi sebagian besar ulama berpendapat, hukum ini tidak berlaku pada keadaan tertentu, misal berjabat tangan dengan non mahram yang sudah lansia/tidak bersyahwat lagi, serta dalam keadaan darurat seperti kecelakaan, dan semisalnya. Wallahu a&#039;lam. Dengan hormat, Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Taqabbalallahu minna wa minkum ➖➖➖ 🎨 Collab @DakwahArtworks X @AlFatihArt 👤 Follow @Dakwah.Artworks & @AlFatihArt 🌍 Baca penjelasan lainnya di https://rumaysho.com/10109-hukum-berjabat-tangan-dengan-lawan-jenis.html 🔁 Free to Save & Share ➖➖➖ #DakwahArtworks #idulfitri #alFatihArt #KolaborasiKebaikan #ShareKebaikan

Sudahkah membaca Al-Qur&#039;an hari ini? ----- Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan banyak berkahnya. Setiap muslim pasti sering mendengar bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Karena memang sangat banyak sekali dalil yang menunjukkan hal ini. Allah Ta’ala berfirman, . شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ . “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185) Sedangkan keutamaan membaca Al-Quran sangat banyak dijelaskan, salah satunya adalah Sabda Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa salam, . مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ . “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469) Begitu juga Sabda beliau, . مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ فِى لَيْلَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ . “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam” ( HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468) Selengkapnya MuslimOrId ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #ramadhan #BulanQuran #YukAmalkan #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Belajar dari Puasa Ular dan Ulat ----- Secara sunnatullah yang berpuasa sesungguhnya tidak hanya diwajibkan kepada orang mukmin saja. Beberapa jenis makhluk hidup melakukan juga berpuasa sebelum mendapatkan kualitas dan kelangsungan hidupnya. Banyak contoh, misalnya puasanya induk ayam yang mengeram sehingga mengubah telur menjadi makhluk baru yang berbeda bentuk yang disebut anak ayam. Di antara sekian banyak puasa hewan yang dapat kita ambil pelajaran agar puasa kita mencapai derajat taqwa, ialah puasanya ULAR dan puasanya ULAT. Puasa Ular Agar ular mampu menjaga kelangsungan hidupnya, salah satu yang harus dilakukan adalah harus mengganti kulitnya secara berkala. Tidak serta merta ular bisa menanggalkan kulit lama. Ia harus berpuasa tanpa makan dalam kurun waktu tertentu. Setelah puasanya tunai, kulit luar terlepas dan muncullah kulit baru. Pelajaran dari puasanya ular : WAJAH ular sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.NAMA ular sebelum dan sesudah puasa tetap sama yakni ULAR.MAKANAN ular sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.CARA BERGERAK sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.TABIAT dan SIFAT sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA. Puasa Ulat Ulat termasuk hewan paling rakus. Karena hampir sepanjang waktunya dihabiskan untuk makan. Tapi begitu sudah bosan makan, ia lakukan perubahan dengan cara berpuasa. Puasa yang benar-benar dipersiapkan untuk mengubah kualitas hidupnya. Karenanya ia asingkan diri, badannya dibungkus rapat dan tertutup dalam kepompong, sehingga tak mungkin lagi melampiaskan hawa nafsu makannya. Setelah berminggu-minggu puasa, maka keluarlah dari kepompong, seekor makhluk baru yang sangat indah bernama kupu-kupu. Pelajaran dari puasanya ulat : WAJAH ulat sesudah puasa berubah INDAH MEMPESONA, NAMA ulat sesudah puasa berubah menjadi KUPU-KUPU, MAKANAN ulat sesudah puasa berubah MENGISAP MADU, CARA BERGERAK ketika masih jadi ulat menjalar, setelah puasa berubah TERBANG di awang-awang.TABIAT dan SIFAT berubah total. Ketika masih jadi ulat menjadi perusak alam pemakan daun. Begitu menjadi kupu-kupu menghidupkan dan membantu kelangsungan kehidupan tumbuhan dengan cara membantu PENYERBUKAN BUNGA. ...⤵

Bab Adab : Anjuran Mendo&#039;akan Orang Bersin ----- Anjuran Mendo’akan Kepada Orang Yang Bersin وَعَنْهُ, عَنْ اَلنَّبِيِّ ‏ ﷺ قَالَ: « إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: الْحَمْدُ لِلَّهِ, وَلْيَقُلْ لَهُ أَخُوهُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ, فَإِذَا قَالَ لَهُ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ, فَلْيَقُلْ: يَهْدِيكُمُ اللَّهُ, وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ » أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ. . Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian bersin hendaklah dia mengucapkan: ‘Alhamdulillah’ (segala puji bagi Allah), dan hendaknya saudaranya mendoakan dengan mengucapkan: ‘Yarhamukallah’ (semoga Allah memberimu rahmat). Jika saudaranya mendo’akan kepadanya ‘Yarhamukallah’ hendaklah dia membalas dengan mengucapkan: ‘Yahdikumullah wa yushlihu baalakum’ (semoga Allah memberi hidayah kepadamu dan memperbaiki keadaanmu).” (HR.Bukhari). . (Shahih) HR. al Bukhari no. 6224 . Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan

Dosamu Sedang Dihapus ----- Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’: 35). Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir al-Qur’an- menafsirkan ayat ini: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan.” (Tafsir Ibnu Jarir). Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat di nalar oleh akal manusia. 1. Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika dia bersabar 2. Sakit akan menghapuskan dosa 3. Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka 4. Sakit akan mengingatkan hamba atas kelalaiannya 5. Terdapat hikmah yang banyak di balik berbagai musibah Sumber : MuslimOrId ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #bulansyawal #YukAmalkan #nikah #hikmah #sakit #MadeWithInkscape #InkscapeID #IslamRahmatanLilalamin

Membalas Salam Orang Kafir ----- Mayoritas ulama (baca: jumhur) berpendapat bahwa jika orang kafir memberi salam, maka jawablah dengan ucapan “wa ‘alaikum”. Dalilnya adalah hadits muttafaqun ‘alaih dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ. . “Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR. Bukhari no. 6258 dan Muslim no. 2163) Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Anas bin Malik berkata, مَرَّ يَهُودِىٌّ بِرَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ السَّامُ عَلَيْكَ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « وَعَلَيْكَ » . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « أَتَدْرُونَ مَا يَقُولُ قَالَ السَّامُ عَلَيْكَ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلاَ نَقْتُلُهُ قَالَ « لاَ ، إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ » . “Ada seorang Yahudi melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia mengucapkan ‘as saamu ‘alaik’ (celaka engkau).” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas membalas ‘wa ‘alaik’ (engkau yang celaka). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Apakah kalian mengetahui bahwa Yahudi tadi mengucapkan ‘assaamu ‘alaik’ (celaka engkau)?” Para sahabat lantas berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana jika kami membunuhnya saja?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan. Jika mereka mengucapkan salam pada kalian, maka ucapkanlah ‘wa ‘alaikum’.” (HR. Bukhari no. 6926) Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Hadits di atas menunjukkan bahwa ada perbedaan menjawab salam orang muslim dan orang kafir. Ibnu Battol berkata, “Sebagian ulama berpendapat bahwa membalas salam orang kafir adalah wajib berdasarkan keumuman ayat (yaitu surat An Nisa ayat 86, pen). ...⤵

Raih Pahala Puasa Setahun ----- Puasa Syawal, Puasa Seperti Setahun Penuh Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ. . “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164) Imam Nawawi dalam Syarh Muslim, 8/56 mengatakan, “Para ulama madzhab Syafi’i mengatakan bahwa paling afdhol (utama) melakukan puasa syawal secara berturut-turut (sehari) setelah shalat ‘Idul Fithri. Namun jika tidak berurutan atau diakhirkan hingga akhir Syawal maka seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa syawal setelah sebelumnya melakukan puasa Ramadhan.” Oleh karena itu, boleh saja seseorang berpuasa syawal tiga hari setelah Idul Fithri misalnya, baik secara berturut-turut ataupun tidak, karena dalam hal ini ada kelonggaran. Namun, apabila seseorang berpuasa syawal hingga keluar waktu (bulan Syawal) karena bermalas-malasan maka dia tidak akan mendapatkan ganjaran puasa syawal. Lebih baik bagi seseorang yang masih memiliki qodho’ puasa Ramadhan untuk menunaikannya daripada melakukan puasa Syawal. Karena tentu saja perkara yang wajib haruslah lebih diutamakan daripada perkara yang sunnah. Alasan lainnya adalah karena dalam hadits di atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Barang siapa berpuasa Ramadhan.”Jadi apabila puasa Ramadhannya belum sempurna karena masih ada tanggungan puasa, maka tanggungan tersebut harus ditunaikan terlebih dahulu agar mendapatkan pahala semisal puasa setahun penuh. Sumber : MuslimOrId ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #muslim #Tarbiyah #bulansyawal #YukAmalkan #nikah #hijrah #puasa #MadeWithInkscape #InkscapeID #InkscapeBuatDakwah #IslamRahmatanLilalamin

Bab Adab : Larangan dalam Berbisik-bisik ----- Larangan Berbisik-bisik Tanpa Melibatkan Yang Lain وَعَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « إِذَا كُنْتُمْ ثَلَاثَةً, فَلَا يَتَنَاجَى اثْنَانِ دُونَ الْآخَرِ, حَتَّى تَخْتَلِطُوا بِالنَّاسِ; مِنْ أَجْلِ أَنَّ ذَلِكَ يُحْزِنُهُ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ.‏ . Dari ibnu Mas’ud Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika kamu sedang bertiga maka janganlah dua orang berbisik-bisik tanpa melibatkan yang satunya, hingga berbaur dengan banyak orang karena yang demikian itu membuatnya resah”. (Muttafaqun ‘alaih dan lafadznya milik Muslim ). (Shahih) HR. al Bukhari 6290 dan Muslim no. 2184. Dalam riwayat Muslim tanpa kata (ذَلِكَ) Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin

Bab Adab : Ucapan Salam Dalam Rombongan ----- Ucapan Salam Dalam Rombongan وَعَنْ عَلِيٍّ ‏-رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ﷺ « يُجْزِئُ عَنِ الْجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوا أَنْ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمْ, وَيُجْزِئُ عَنِ الْجَمَاعَةِ أَنْ يَرُدَّ أَحَدُهُمْ » رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَالْبَيْهَقِيُّ. . Dari Ali Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika rombongan lewat maka cukup satu orang saja diantara mereka yang mengucapkan salam mewakili semuanya dan juga cukup satu orang saja yang menjawab salam mewakili semuanya”. (HR. Ahmad dan Baihaqi). (Hasan dengan syawahidnya (penguat)) HR. Abu Daud no. 5210 dan al-Baihaqi 9/49. Syaikh al-Albani berkata dalam Shahih Sunan Abu Daud 3/279: “Shahih”. Adapun dalam Musnad Ahmad tidak ditemukan hadits tersebut. Wallahu a’lam. Dikutip dari Kitabul Jami&#039; ➖➖➖ Follow @alFatihArt #FreeShare #alFatihArt #dakwah #dakwahvisual #Adab #muslim #InkscapeID #EdisiKitabulJami #MadeWithInkscape #IslamRahmatanLilalamin #YukAmalkan